Toko Kue Sumber Hidangan Braga Indonesia A-Z
TRAVEL STORY

Sumber Hidangan yang Otentik di Braga

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp
Foto dan tulisan: Florentina Woro

Kalau wisata kuliner ke suatu kota biasanya kalian cari yang seperti apa? Gue biasanya cari yang khas atau otentik daerah sana. Misalnya kuliner khas Bogor di daerah Surya Kencana. Kali ini gue coba yang kuliner otentik di Bandung, roti dan kue di Sumber Hidangan, Braga. Suasana di dalam toko ini sangat berbeda dengan suasana di Jl Braga yang padat. Buat yang suka dengan sesuatu yang unik dan otentik, wajib mampir kalau ke Bandung.

Saucijzen broodjes Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Saucijs brood juara!

Ga pernah tau kalau ada toko roti ini sampai dikasih tau teman yang memang tinggal di Bandung. Lokasi Sumber Hidangan agak tersamar dengan deretan penjual lukisan sepanjang Braga. Toko ini ada ada di kanan jalan, persisnya di Jl. Braga No.20-22. Buka Senin-Sabtu dari 9.30-15.30 WIB.

Apa yang istimewa dari Sumber Hidangan?

Rasanya ga kalah dengan toko roti modern

Snack sore Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Roti dengan ice cream, pas banget!

Kalap sampai pesan 6 jenis! Hahaha karena penasaran dengan roti di sini. Bisa dibilang gue adalah “team roti asin”, lebih milih roti dengan isi asin daripada manis. Favorit gue adalah saucijs brood (saucijzenbroodje) pastry berisi daging cincang yang kaya bumbu dan bitterballen yang ada irisan daging asap. Kalau biasanya bitterballen berukuran besar, di sini dijual per kilogram karena bulat kecil. Bisa dibeli per 100 gram dan ini enak buat camilan.

Roti Manis Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Etalase roti manis dan kue

Tapi karena penasaran, gue coba juga roti yang manis. Ada pastry dengan isi kacang dan pastry dengan isi selai. Yang isi selai stroberi, agak mirip Genji Pie si Monde tapi ini lebih lembut. Cinnamon roll di sini juga enak! Empuk dan kayu manisnya berasa banget.

Menjual roti dan kue-kue khas Belanda

Harga roti tawar dan manis Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Daftar harga roti di Sumber Hidangan

Hampir semua roti dan kue kering di sini menggunakan nama Belanda. Gue ga paham dengan nama-nama yang disebutkan, namun pelayannya ramah dan sabar banget menjelaskan. Ga sempat coba kue kering di sini, lain kali mampir ke sini buat coba kue keringnya.

Kue Kering khas Belanda di Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Kue Kering khas Belanda

Sejak tahun 1929

Beberapa foto di atas buram karena di dalam etalase, dimana etalase ini sudah ada dari jaman penjajahan Belanda, tahun 1929. Toko roti ini merangkap rumah makan dulunya, tapi sekarang hanya menjual roti dan kue kering. Kursi bekas restoran sekarang menjadi tempat makan pengunjung toko roti.

Menu Restoran Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Dulunya di sini adalah restoran
Restoran Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Kursi restoran

Toko ini merupakan bisnis keluarga yang dimiliki oleh seorang oma yang berusia seumur toko rotinya, 90 tahun. Saat ini dibantu anaknya dan beberapa karyawan. Pelayan toko di sini juga loyal, ada seorang ibu yang sudah hampir 29 tahun bekerja di Sumber Hidangan.

Pemilik Sumber Hidangan yang berumur 90 tahun Indonesia A-Z
Pemilik toko yang berumur 90 tahun

Mempertahankan bangunan asli

Kasir Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Meja kasir yang masih asli

Takjub dengan toko ini yang masih mempertahankan keasliannya. Mulai dari menu, etalase, meja kasir, sampai cara pembayaran. Pastikan membawa uang cash karena ga ada mesin EDC atau pembayaran digital.

Ramah lingkungan

Hal lainnya yang gue suka dari toko ini, kemasannya ramah lingkungan. Mereka menggunakan kantong dari kertas untuk pengemasan.

Kantong roti Sumber Hidangan Indonesia A-Z
Kantong kertas Sumber Hidangan sejak 1929

Pastinya gue bakal balik lagi ke sini buat kue kering, saujics brood, dan bitterbalennya.