TRAVEL STORY

Wisata Tomohon – Indah tapi Menyedihkan, Danau Linow, Bukit Doa, dan Pemotongan Anjing

Setelah seharian bermain di Boltim (cerita di sini), malam itu kami menginap di Airy Lansot Sarongsong, sebuah homestay yang cukup murah saat itu jika dipesan dari app Airy, hanya Rp 186.000, dimana harga asli Rp 350.000. Gue kurang nyaman di sini karena bangunan tua dan pelayanannya kurang ramah. Namun karena menekan budget, ini sudah menjadi konsekuensinya. Tidak jauh dari sini ada warung makan seafood dengan kisaran harga Rp 50.000. Agak kaget dengan kangkung di Tomohon, batangnya gede-gede banget. Jadi sepiring kangkung lebih banyak batangnya daripada daunnya. Sebenarnya lebih kaget lagi karena ada spanduk gede di dalam warung yang isinya ayat Alkitab.

Gunung Lokon Indonesia A-Z

Gunung Lokon

Pasar Beriman

Kami checkout pukul 07.00 WITA karena cukup banyak destinasi hari itu. Pagi itu cuaca cerah sehingga Gunung Lokon terlihat jelas. Pertama kami mencari sarapan di Pasar Beriman. Senang banget di sini, sayurannya segar, makanannya banyak dan murah! Hahah.. Tujuan kuliner pagi itu adalah Tinutuan, bubur manado dengan campuran sayur dan labu. Di beberapa tempat juga bisa dicampur mie kuning. Pastinya disediakan sambal roa di sini, enak banget! Sambil nunggu bubur disiapkan, gue berkeliling cari cemilan buat di mobil. Akhirnya kalap dengan jajanan murah, pisang goreng, kue cucur gula aren, dan kue apem. Belum lagi impulsif beli kayu manis karena gede-gede banget. Kalau ga inget pulang masih 2 hari lagi, mungkin gue udah beli cakalang fufu (cakalang asap) dan ikan nike (ikan dari Danau Tondano).

Dagangan di Pasar Beriman Indonesia A-Z

Dagangan di pasar

Cakalang fufu Indonesia A-Z

Cakalang fufu

Ikan nike Indonesia A-Z

Ikan nike

Tinutuan Indonesia A-Z

Tinutuan di Pasar Beriman

Danau Linow

Setelah sarapan di pasar, kami menuju Danau Linow, salah satu spot yang bagus untuk melihat sunrise sebenarnya. Pagi itu ga ngejar sunrise, hanya mau menikmati udara segar di sana. Tiket masuk seharga Rp 25.000 bisa ditukar kopi atau teh di restoran yang letaknya persis di tepi Danau Linow. Kue cucurnya mantap! Yang menarik dari Danau Linow, airnya hijau tenang dan dikelilingi bukit. Hampir semua rumah di Tomohon memiliki pekarangan dengan bunga, adem sih…

Danau Linow Indonesia A-Z

Danau Linow

Pemotongan Anjing

Kota ini indah, banyak bunga, orangnya ramah, tapi sangat ga nyaman di beberapa tempat, salah satunya tempat pemotongan anjing. Agak shock sih gue lihat tempat pemotongan anjing di antara rumah warga dalam perjalanan ke Puncak Rurukan dari Danau Linow. Mood  gue langsung berubah ketika ga sengaja lihat 2 ekor anjing lagi makan sisa-sisa daging anjing yang dipotong, yang dilempar oleh si pemotong. Pemandangan yang ga akan gue lupa adalah anjing yang digantung. Gue langsung tutup jendela mobil karena bau amis.

Puncak Rurukan

Ga sampai 10 menit dari tempat pemotongan anjing, kami sampai di puncak Rurukan. Buat gue biasa banget. Biasa. Sebuah puncak yang disemen dengan pemandangan kota Tomohon. Di situ terdapat sebuah pohon natal dari besi yang cukup tinggi, beberapa gazebo untuk disewakan, beberapa hiasan salib. Ada sebagian komunitas sedang berdoa atau beribadat. Lagi-lagi buat gue, area ini terlalu kontradiktif. Bersih sih, tapi pas gue iseng ke samping gazebo, sampah numpuk. Duh! Positive thinking, mungkin ini hanya tempat pembuangan sampah sementara saja.

Puncak Rurukan Indonesia A-Z

Puncak Rurukan

Sampah di Puncak Rurukan Indonesia A-Z

Sampah di Puncak Rurukan

Bukit Doa

Untungnya spot terakhir di Tomohon itu oke banget, namanya Bukit Doa Mahawu. Pemandangan menuju ke Bukit Doa itu kece banget. Gunung Lokon dan Gunung Empung terlihat jelas. Cuaca cerah dan sangat bersahabat siang itu. Tiket masuk ke sini Rp 20.000 dan bisa ditukar dengan Kopi atau teh di restoran. Untuk yang beragama Katolik, di sini kalian bisa melakukan Jalan Salib, cukup panjang dan menanjak rutenya, ada miniatur kubur Yesus juga. Di akhir Jalan Salib terdapat Gua Maria. Oiya, di sini siapapun bisa masuk, tanpa membedakan agama. Yang paling kece sih buat gue, masuk ke dalam Kapel Maria, latar belakang altarnya itu langsung gunung. Damai banget! Selain itu ada sebuah rumah retreat di sini.

Pemandangan Menuju Bukit Doa Indonesia A-Z

Pemandangan Menuju Bukit Doa

Kapel Maria Indonesia A-Z

Kapel Maria

Gua Maria Indonesia A-Z

Gua Maria

Puncak Mahawu

Destinasi terakhir di Tomohon adalah Puncak Mahawu. Perjuangan naik ke atas dan biasa banget di atasnya karena pas kabut juga. Gue hitung ada 165 anak tangga hahaha.. Katanya sih kalau cerah, mirip dengan Tangkuban Perahu. Ada sebuah bangunan yang belum jadi di sini, namun bisa naik ke lantai atas supaya bisa melihat puncak lebih luas. Ga ditarik retribusi di sini, ga ada restoran juga. Cuma ada warung kecil yang jual PopMie, kopi, dan makanan ringan. Salah satu yang iconic dari Puncak Mahawu adalah orang-orang yang berpakaian adat sana. Kalau mau berfoto, bisa kasih seleranya saja. Kalau mau pakai kostum, bayar Rp Rp 50.000. Mereka standby persis di dekat tangga di depan tulisan Mahawu.

Puncak Mahawu Indonesia A-Z

Puncak Mahawu

Tulisan Mahawu yang Instagrammable Indonesia A-Z

Tulisan Mahawu yang Instagrammable

Setelah puas one day trip dengan city tour di Tomohon, malam itu kami ke Manado karena hari ketiga adalah waktunya eksplor Bunaken. Perjalanan dari Tomohon ke Manado kami tempuh dalam waktu 1.5 jam.

Cerita di Manado bisa dibaca di sini, berikut itinerary 4 hari 3 malam di Sulawesi Utara.